Cara Jitu Mengatasi Burung Salto dengan Cepat | BirdElite -->

Cara Jitu Mengatasi Burung Salto dengan Cepat

Cara Jitu Mengatasi Burung Salto dengan Cepat - Cara mengatasi burung salto dengan mudah dan cepat. Mulai dari mengatasi salto pada Pleci, Kacer, Cendet, Cucak Ijo dan lainnya. Orang awam yang tidak terlalu mengenal burung hanya mengetahui jika pekerjaan seekor burung hanya berkicau saja.

Padahal banyak kelakuan unik dari seekor burung yang terkadang tidak biasa dari kebanyakan burung pada umumnya. Salah satu kebiasaan unik burung yaitu jungkir balik atau salto. Kebiasaan ini sering menjadi suatu masalah bagi pemilik burung karena burung yang bersalto akan menjadi burung pemalas dan tidak sering berkicau.

Kelakuan burung yang sering jungkir balik di dalam kandangnya terkadang membuat burung tersebut juga teluka. Hal ini disebabkan benturan antara burung dengan kandangnya ketika bersalto. Lalu apa penyebab kebiasaan salto ini? Ada beberapa faktor penyebabnya. Mulai dari faktor keturunan, sampai dengan faktor depresi atau stress yang dialami burung. Jika burung Anda memang depresi, ada baiknya Anda menutup kandangnya terlebih dahulu dengan kain.

Cara Jitu Mengatasi Burung Salto dengan Cepat

Secara umum, ada beberapa cara mengatasi burung salto dengan cepat yang bisa Anda ikuti. Cara di bawah ini cukup mudah untuk dilakukan.

Cara Mengatasi Burung Salto dengan Mudah :

1. Full kerodong

Anda perlu menutupi seluruh bagian kandang dengan kain atau disebut juga dengan full kerodong jika ingin mengatasi burung salto dengan cepat. Hal ini akan membuat burung yang berada di dalam sangkar merasa aman dan lebih nyaman. Kebiasaan burung bersalto pun bisa diminimalisir.

2. Menerapkan Pola Mandi yang Benar

Biasakan untuk memandikan burung dengan cara menyemprotkannya air dari arah atas bukan dari arah samping. Tujuannya supaya burung tersebut merasa lebih tenang dan menghindari agar tidak terbiasa salto.

3. Mandi malam

Mengatasi burung salto juga dapat dilakukan dengan memandikan burung di malam hari atau mandi malam. Setelah dimandikan, Anda dapat menempatkannya di luar untuk diangin-anginkan kurang lebih 2 jam.

4. Memisahkan dari burung lain

Jika Anda mempunyai beberapa burung dan sebagian dari mereka mempunyai kebiasaan bersalto, maka Anda perlu memisahnya dengan burung lainnya yang normal. Cara mengatasi burung salto yang satu ini dimaksudkan agar burung normal lainnya tidak ikut melakukan kebiasaan salto yang sama.

5. Posisi tangkringan

Seekor burung mempunyai kenyamanan yang berbeda di dalam kandangnya. Hal ini termasuk pada posisi tangkringannya. Gejala burung bersalto bisa diakibatkan oleh posisi tangkringan yang tidak nyaman. Anda dapat mengatasi burung salto dengan mengubah posisinya serta mengganti bahan tangkringan dengan bahan lainnya.

6. Pembatas karet

Anda dapat mengatasi burung salto dengan cara memasang pembatas menggunakan gelang karet atau pentil. Hal ini akan membuat burung tidak punya kesempatan untuk bersalto karena terhalang oleh karet. Penggunaan karet juga akan mencegah burung terluka ketika mencoba bersalto.

7. Penambahan tangkringan

Selain mengubah posisi tangkringan, Anda juga dapat mengatasi burung salto dengan menambah jumlah tangkringannya. Posisikan dua sampai tiga tangkringan dengan benar agar burung tidak mudah untuk melakukan salto.

8. Penutup atap sangkar

Ada jenis penutup sangkar yang hanya menutup bagian atap sangkar saja. Penutup ini disebut dengan penutup atap sangkar. Anda dapat menggunakan penutup atap sangkar ini untuk mengatasi burung salto.

9. Diumbar di sangkar yang besar

Sebagian burung mungkin tidak akan merasa nyaman dengan ukuran sangkar yang kecil. Hal ini pun akan memicu burung untuk melakukan salto karena merasa tidak nyaman. Anda dapat mengatasi burung salto dengan mengganti sangkarnya dengan sangkar yang lebih besar.

10. Kurangi pakan tambahan

Anda dapat mengurangi pakan tambahan dalam rangka mengatasi burung salto. Hal ini juga akan membuat burung mempunyai birahi yang normal. Efek pemberian pakan tambahan yang berlebihan terkadang membuat si burung Over Birahi atau OB.

11. Terapi suara alam

Penyebab burung salto sering diakibatkan oleh rasa stress. Jika burung Anda salah satunya, Anda dapat memberikan pengobatan dengan terapi suara alam. Terapi ini menggunakan suara alam seperti suara air hujan, deburan ombak, atau suara air terjun.

12. Semprot air es

Cara yang satu ini merupakan cara yang cukup ekstrim yaitu dengan menyemprot air es. Semprotan air es ini dilakukan dari atas kandang burung. Hal ini biasanya dilakukan jika Anda sudah melakukan berbagai cara untuk mengatasi burung salto namun tidak berhasil.

13. Koloni

Koloni merupakan cara mengatasi burung salto paling efektif. Lakukan cara ini dengan mengkoloni beberapa burung dijadikan dalam 1 sangkar besar. Hal tersebut berupaya untuk membiasakan burung agar tidak salto.

14. Obat syaraf

Kebiasaan burung salto yang sudah parah dapat diatasi dengan cara memberikan obat khusus syaraf. Obat ini bisa Anda dapatkan dengan mudah di toko yang khusus menjual perlengkapan dan kebutuhan burung.

15. Menambah multivitamin

Penyebab burung salto juga bisa diakibatkan oleh kurangnya multivitamin. Anda dapat menambah multivitamin dengan rutin. Caranya dengan menambah multivitamin maksimal 10 tetes pada air minum. Pemberian multivitamin ini dapat mengatasi burung salto sekaligus menyehatkannya.

16. Terapi menggunakan Birt Mineral atau Birt Firt Aid

Jenis terapi Birt Firt Aid atau Birt Mineral akan membuat burung salto mempunyai keseimbangan yang normal kembali. Penyebab burung salto juga sering disebabkan oleh keseimbangan burung yang buruk. Terapi ini akan memberikan asupan mineral yang dapat mengembalikan keseimbangan buruk.

Itulah cara mengatasi burung salto dengan cepat yang bisa Anda lakukan. Semoga informasi diatas dapat membantu Anda untuk mengurangi kebiasaan burung salto dan dapat menjaga kesehatan burung dengan baik. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

0 Response to "Cara Jitu Mengatasi Burung Salto dengan Cepat"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel